Pemajuan Kebudayaan Desa sebagai Pilar Pemberdayaan Masyarakat: Tinjauan Sistematis Literatur

Authors

  • Manganda Frinto Program Studi Bisnis Digital, Universitas Satya Terra Bhinneka Author

Keywords:

Budaya desa, Identitas komunitas, Inovasi sosial, Pemberdayaan masyarakat, Wisata budaya

Abstract

Pemajuan kebudayaan desa telah menjadi strategi penting dalam pemberdayaan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kapasitas sosial-ekonomi, memperkuat identitas komunitas, dan menciptakan peluang ekonomi melalui pengembangan desa wisata budaya dan usaha desa berbasis inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk meninjau literatur dari berbagai database nasional dan internasional yang diterbitkan antara 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik terbaik dalam pemberdayaan berbasis budaya mencakup pelatihan keterampilan masyarakat, penggunaan teknologi informasi, serta kolaborasi antara pemerintah, LSM, dan akademisi. Meskipun demikian, terdapat keterbatasan berupa bias geografis dan cakupan penelitian yang sebagian besar masih terbatas pada aspek budaya dan ekonomi. Studi ini menekankan pentingnya integrasi kebudayaan desa sebagai pilar pemberdayaan masyarakat dan memberikan rekomendasi bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas cakupan geografis, metode, serta indikator pembangunan berkelanjutan yang lebih holistik.

References

Agustina, M. D. P., Astrama, I. M., Astawa, P. P., Wimba, I. G. A., & Sadiartha, A. A. N. G. (2023). The role of institutions and community empowerment in realizing sustainable tourism in Bakas Village, Klungkung District. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha, 10(2), 209 218. https://doi.org/10.22225/jj.10.2.2023.209 218

Astuti, D., Kisworo, B., Shogbesan, Y. O., & Herwina, W. (2024). The effect of local community empowerment on digital transformation in cultural and tourism preservation. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(1). https://doi.org/10.21831/jppm.v11i1.72325

Gunawan, R. A. V., & Setiawati, E. (2024). Empowerment of indigenous communities in preserving local culture amid modernization. Bina Bangsa International Journal of Business and Management, 5(1), 128. https://doi.org/10.46306/bbijbm.v5i1.128

Haryanto, S., Sukawi, S., & Rozi, F. (2023). Creativity and local wisdom: Community empowerment in developing traditions, arts, and culture in the Giyanti Wonosobo Hills area in Central Java. Abdimas Indonesian Journal, 4(2), 563. https://doi.org/10.59525/aij.v4i2.563

Kamelia, L., Sururie, R. W., Aziz, R., & Martina, A. (2023). Empowerment of ecotourism village: Integration of community empowerment and asset based community development (ABCD) method. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan. https://doi.org/10.21580/dms.2023.231.14463

Kurniawati, D. T., Pramono, S., Ayuni, R. F., & Adila, I. (2021). Community empowerment by strengthening the tourist village and education. Erudio Journal of Educational Innovation, 8(1), 26 32. https://doi.org/10.18551/erudio.8 1.3

Lukman, J. P., Yudartha, I. P. D., Chyntia Ktaviani, K., Diah Sintya Dewi, N. P., Widiyanti, S., & Purnama Adristari, T. (2024). The development of cultural ecotourism based tourism: The role of village governments in managing sustainable tourism in Badung Regency. Baileo: Jurnal Sosial Humaniora. https://doi.org/10.30598/baileofisipvol2iss2pp242 255

Nugraha, K. S. W., Suryaningsih, I. B., Paramita, C., Wulandari, G. A., Destari, F., Widya Cahyani, D., & Hafiyan, M. F. (2024). Cultural branding: Development of culture based tourism village towards sustainable tourism. Journal of Community Service and Empowerment, 5(1), 173 181. https://doi.org/10.22219/jcse.v5i1.28301

Oksavira, A. R., Maryani, E., & Andari, R. (n.d.). Community empowerment in the development of cultural and historical tourism villages in Pariangan Village. Jurnal Kepariwisataan. https://doi.org/10.52352/jpar.v24i2.1915

Pamuja, I. A., Normelani, E., Kasyfi, M. F., Fathoni, M., & Iskandar, A. (2023). A new approach to community empowerment based tourism village development in Indonesia. Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah). https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jgp/article/view/15436

Pratiwi, J., Dharmanu Yudartha, I. P., Chyntia Ktaviani, K., Diah Sintya Dewi, N. P., Widiyanti, S., & Purnama Adristari, T. (2024). The development of cultural ecotourism based tourism: The role of village governments in managing sustainable tourism in Badung Regency. Baileo: Jurnal Sosial Humaniora. https://doi.org/10.30598/baileofisipvol2iss2pp242 255

Rahmiati, F., Ismail, Y., Amin, G., Goenadhi, F., & Chairy, C. (2023). Community based sustainable tourism village through nature and culture tourism. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan. https://doi.org/10.21580/dms.2023.231.13537

Rizki Oksavira, A., Maryani, E., & Andari, R. (2023). Community empowerment in the development of cultural and historical tourism villages in Pariangan Village. Jurnal Kepariwisataan, 24(2), 1915. https://doi.org/10.52352/jpar.v24i2.1915

Sucipto, S., & Fatihin, M. (2024). Participatory learning for rural community empowerment. Jurnal Ilmu Pendidikan.

Wardhani, R. S., Ayuni, D., & Minrohayati, M. (2023). Development of strategy for culture based tourism village in Tempilang Village, Bangka Barat, Indonesia. International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events, 5(1). https://doi.org/10.31940/ijaste.v5i1.2102

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Pemajuan Kebudayaan Desa sebagai Pilar Pemberdayaan Masyarakat: Tinjauan Sistematis Literatur. (2025). Jurnal Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (JPBM), 1(4), 129-134. https://win.joninstitute.org/index.php/JPBM/article/view/78

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.